Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Jawa Barat, yang digelar di Trans Luxury Hotel Bandung pada Kamis (02/04/2026), menjadi forum konsolidasi krusial sekaligus ajang penentuan arah politik partai di salah satu provinsi terpenting Indonesia. Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, hadir mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan menegaskan bahwa konsolidasi ini vital untuk memperkuat posisi Golkar di kancah nasional.
Idrus Marham menyampaikan pesan ketua umum bahwa dukungan penuh Partai Golkar terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka telah final secara politik dan organisatoris. Kader diminta berada di garda terdepan untuk mengawal kebijakan strategis pemerintah, mulai dari ketahanan energi, pangan, hingga pemberdayaan UMKM dan penguatan koperasi guna menekan kesenjangan sosial. Selain itu, kader harus aktif menjelaskan kebijakan pemerintah dan meredam isu yang dapat menimbulkan keresahan publik.
Idrus menekankan posisi strategis Jawa Barat dengan jumlah pemilih yang sangat besar, sehingga kemenangan di provinsi ini berpotensi menjadi penentu kemenangan nasional Partai Golkar. Ia mendesak agar DPD Golkar Jabar dijadikan rumah bersama dengan paradigma membesarkan partai, bukan sekadar menguasainya.
Musda ini juga menandai berakhirnya masa kepemimpinan Ace Hasan Syadzily sebagai Ketua DPD I Golkar Jabar. Ace menyatakan tidak mencalonkan lagi karena sedang mengemban tugas negara sebagai Gubernur Lemhannas. Ia mengungkapkan tiga agenda utama Musda: laporan pertanggungjawaban, pembahasan program strategis, serta pemilihan ketua DPD.
Proses demokrasi internal mengerucut pada satu nama. Anggota DPR RI, Daniel Mutaqien Syafiuddin, resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat secara aklamasi setelah calon lainnya, Ahmad Hidayat, mengundurkan diri. Daniel mengantongi lebih dari 22 surat dukungan dari DPD kabupaten/kota dan organisasi sayap, melampaui ambang batas pencalonan.
Daniel Mutaqien sendiri mengaku maju karena dorongan kuat dari struktur partai di daerah dan pengalaman selama berada di kepengurusan DPD Golkar Jabar. Visinya adalah menjadikan Partai Golkar sebagai partai pemenang dalam berbagai kontestasi politik mendatang. Dengan terpilihnya Daniel, Partai Golkar Jawa Barat memasuki babak baru kepemimpinan dengan modal konsolidasi sebelumnya untuk tetap kompetitif dan berperan strategis dalam menentukan arah politik nasional.