Jakarta bersiap menyambut gelaran sepak bola bergengsi tingkat regional, FIFA ASEAN Cup 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memastikan kesiapan dua fasilitas olahraga utama, yakni Lapangan Banteng dan Gelanggang Olahraga (GOR) Soemantri Brodjonegoro, sebagai lokasi pemusatan latihan bagi tim-tim peserta selama turnamen berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026.
Penunjukan kedua arena ini menyusul koordinasi intensif antara Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir. Meski awalnya Pemprov DKI sempat menawarkan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai salah satu opsi venue latihan, rencana tersebut harus dialihkan karena stadion megah di Jakarta Utara itu sudah terjadwal untuk menggelar konser musik pada periode yang sama.
Pramono menegaskan komitmen jajarannya untuk menyukseskan turnamen ini dengan menjamin kualitas infrastruktur latihan. Pihak pemprov siap melakukan renovasi kilat dan perbaikan minor pada permukaan rumput serta fasilitas penunjang di Lapangan Banteng maupun GOR Soemantri jika ditemukan aspek yang belum memenuhi standar internasional demi kenyamanan para atlet dan ofisial.
Kompetisi edisi kali ini mengusung format baru yang unik dengan membagi tim ke dalam dua kasta persaingan, yakni Premier Division dan Challenge Division. Menariknya, turnamen ini meniadakan babak semifinal, sehingga hanya juara dari masing-masing grup yang berhak langsung melenggang ke partai puncak untuk memperebutkan trofi juara.
Tim Nasional Indonesia tergabung dalam Grup A Premier Division yang diprediksi bakal menyajikan laga-laga sengit. Skuad Garuda dijadwalkan bersaing ketat dengan Malaysia, Singapura, dan India untuk mengamankan posisi puncak klasemen demi tiket langsung menuju final, sementara Grup B dihuni oleh Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.