Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menganugerahi penghargaan atas keberhasilan kota ini masuk dalam jajaran 10 besar daerah dengan transaksi face recognition tertinggi dalam pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk).

Apresiasi tersebut diserahkan langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil yang berlangsung di Jakarta. Selain piagam dan plakat penghargaan, Balikpapan juga menerima dukungan fasilitas berupa perangkat Starlink dan telepon seluler pintar untuk mempermudah operasional aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di lapangan.

Direktur Bina Aparatur Ditjen Dukcapil Kemendagri, Erlia, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital. Menurutnya, kesuksesan pembaruan layanan publik tidak hanya bertumpu pada kebijakan pusat, melainkan juga ditentukan oleh kepemimpinan lokal, kompetensi aparatur, serta sinergi lintas sektor.

Kinerja Disdukcapil Balikpapan pada semester II tahun 2025 dinilai sangat memuaskan, dan diharapkan performa ini konsisten meningkat pada periode selanjutnya. Erlia juga mendorong instansi tersebut untuk terus melaporkan inovasi-inovasi lokal guna meningkatkan penilaian kinerja sekaligus memastikan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengadopsi teknologi terbaru.

Kepala Disdukcapil Kota Balikpapan, Tirta Dewi, menyambut positif penghargaan ini dan mengapresiasi tingginya partisipasi aktif masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencatat sekitar 170.000 transaksi face recognition selama proses pendaftaran perlindungan sosial digital. Dukungan warga juga mendongkrak capaian aktivasi IKD secara signifikan, dari yang semula hanya berkisar 9 persen kini melonjak hingga 18,39 persen, menuju target optimal sebesar 30 persen.