Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memastikan bahwa tidak ada satu pun warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam musibah kebakaran hebat yang melanda sebuah tempat hiburan di kawasan Lat Phrao, Bangkok, Thailand, pada 12 Juli 2026.
Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, menyatakan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah melakukan koordinasi intensif antara KBRI Bangkok dengan otoritas kepolisian, pihak rumah sakit, serta pemerintah setempat. Hingga saat ini, tidak ditemukan laporan mengenai WNI yang meninggal dunia maupun mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Berdasarkan data resmi dari pihak berwenang Thailand, tragedi ini tercatat merenggut 27 nyawa dan melukai 63 orang lainnya. Sebagian dari korban luka dilaporkan berada dalam kondisi kritis akibat paparan asap pekat dan api yang melahap bangunan tersebut dengan cepat.
Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengungkapkan bahwa pemicu awal kebakaran diduga berasal dari korsleting pemutus sirkuit di dekat panggung. Ledakan kecil yang diikuti pemadaman listrik total membuat pengunjung panik. Banyak korban terjebak di area toilet karena minimnya akses jalan keluar yang memadai.
Pihak kepolisian setempat berhasil mengendalikan api setelah berjibaku selama dua jam. Meski situasi telah terkendali, penyelidikan mendalam mengenai protokol keselamatan gedung dan penyebab pasti kebakaran masih terus berlangsung. KBRI Bangkok berkomitmen untuk terus memantau situasi di lapangan serta siap memberikan perlindungan jika di kemudian hari ditemukan WNI yang terdampak.