Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menginstruksikan seluruh jajaran panitia untuk mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Bobby menekankan pentingnya jaminan kenyamanan bagi seluruh atlet dan ofisial agar ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi ini berjalan sukses tanpa hambatan teknis.

Arahan tersebut disampaikan langsung oleh Bobby dalam pertemuan audiensi dengan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut di Kantor Gubernur, Medan. Ia menyoroti tiga aspek krusial yang kerap menjadi keluhan dalam ajang olahraga, yakni kelayakan akomodasi penginapan, kualitas konsumsi, serta efisiensi transportasi peserta selama kompetisi berlangsung.

Selain fasilitas fisik, Gubernur juga mengingatkan agar alokasi anggaran tidak dihabiskan untuk struktur kepanitiaan yang terlalu gemuk. Menurutnya, pembiayaan harus dialihkan secara optimal untuk mendukung pembinaan atlet serta peningkatan kualitas pertandingan. Langkah ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem kompetisi yang sehat dan profesional.

Ketua KONI Sumut, Hatunggal Siregar, memaparkan bahwa Porprovsu XII yang direncanakan bergulir pada 7-15 November 2026 akan diikuti oleh 8.525 partisipan. Angka tersebut mencakup 5.393 atlet putra dan putri, 1.079 ofisial, serta didukung oleh 2.056 panitia pelaksana. Sebanyak 28 cabang olahraga akan dipertandingkan dengan sebaran lokasi di tiga wilayah, yakni Medan, Deli Serdang, dan Binjai.

Untuk menunjang mobilitas peserta, pihak panitia telah menyiapkan ratusan armada bus dan minibus. Sementara di sektor kesehatan, KONI Sumut telah membangun kerja sama taktis dengan sejumlah rumah sakit rujukan di daerah demi memastikan kesiapan penanganan medis darurat. Ajang ini juga dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal dengan melibatkan pelaku UMKM serta sektor perhotelan.

Porprovsu XII 2026 ini bukan sekadar turnamen rutin, melainkan jembatan strategis untuk menjaring bibit unggul daerah. Atlet berprestasi yang terjaring dari ajang ini nantinya akan dipersiapkan melalui pemusatan latihan daerah jangka panjang guna mewakili Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.