Penyerang andalan Atletico Madrid, Julian Alvarez, dikabarkan tengah menyusun strategi untuk memuluskan langkahnya menuju Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Meski bertekad kuat pindah ke Camp Nou, pemain asal Argentina tersebut menegaskan tidak akan melakukan aksi boikot atau pemberontakan terhadap klubnya saat ini.
Berdasarkan laporan terkini, Alvarez beserta perwakilannya telah bertemu dengan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, di Madrid. Pertemuan tersebut membahas langkah strategis berikutnya untuk mencairkan kebuntuan transfer, mengingat Atletico Madrid sejauh ini masih menolak proposal senilai 100 juta euro yang diajukan kubu Catalan.
Sebagai bentuk profesionalisme, mantan penyerang Manchester City itu tetap disiplin menjalani program kebugaran mandiri sejak awal pekan. Alvarez dijadwalkan kembali bergabung dengan latihan pramusim skuad Los Rojiblancos pada 10 Agustus mendatang tanpa ada penundaan.
Begitu kembali ke pusat latihan, Alvarez berencana melakukan pembicaraan langsung dengan jajaran manajemen serta departemen olahraga Atletico Madrid. Ia ingin menyampaikan secara resmi hasratnya untuk hengkang dan menegaskan bahwa Barcelona merupakan satu-satunya pelabuhan baru yang ia inginkan.
Kini, keputusan krusial berada di tangan CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, dan departemen olahraga klub. Mereka harus memutuskan apakah akan melepas sang bintang demi menjaga keharmonisan tim atau tetap mempertahankannya dengan risiko memiliki pemain yang sudah tidak berkomitmen penuh.
Di sisi lain, manajemen Barcelona tetap optimistis kesepakatan dapat tercapai sebelum jendela transfer ditutup. Kendati demikian, Barca menegaskan tidak akan gegabah melampaui batas anggaran belanja mereka dan siap beralih ke target alternatif jika negosiasi ini akhirnya menemui jalan buntu.