Membuka usaha ornamen dan variasi rumah di kawasan pedesaan mungkin belum banyak dilirik oleh sebagian besar orang. Namun, di tangan Sirat, seorang pengusaha lokal asal Desa Sumberejo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, ceruk pasar ini justru terbukti menyimpan potensi ekonomi yang sangat menjanjikan.
Sirat mengungkapkan bahwa potensi pasar untuk bisnis variasi rumah di wilayah Kabupaten Pati masih sangat terbuka lebar. Berdasarkan pengamatan yang ia lakukan di sejumlah wilayah lain, seperti kawasan Solo dan sekitarnya, industri perajin ornamen rumah sudah sangat menjamur. Sebaliknya, penyedia jasa dan produk serupa di Pati terhitung masih amat terbatas, sehingga warga setempat kerap harus memesannya dari luar daerah.
Melihat kesenjangan antara tingginya permintaan dan minimnya penyedia lokal, Sirat tertantang untuk mengambil peluang tersebut. Pada tahap awal, ia memilih merintis usaha dengan sistem penjualan barang jadi terlebih dahulu. Modal awal sekitar Rp50 juta ia alokasikan untuk menyewa lahan operasional sekaligus membeli persediaan variasi rumah siap jual.
Langkah merintis sebagai distributor ini diambil bukan tanpa alasan. Menurut Sirat, proses produksi mandiri membutuhkan modal yang jauh lebih besar serta terkendala pasokan bahan baku spesifik. Walaupun material semen mudah didapat, bahan baku pendukung seperti abu batu dan pasir hitam asal Muntilan saat ini terbilang cukup sulit diperoleh di pasaran.
Keberanian serta kejelian Sirat dalam membaca peluang usaha kini membuahkan hasil manis. Meski pusat operasinya berada di area pedesaan, kualitas produk dan layanan yang ia tawarkan mampu menarik minat masyarakat luas, hingga pelanggan yang datang kini berasal dari berbagai pelosok daerah.