Bank Indonesia (BI) merilis data terbaru Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Juni 2026 yang menunjukkan pergerakan moderat. Indeks tersebut tercatat berada di level 117,8, atau mengalami koreksi sebesar 3,1 poin dibandingkan posisi Mei 2026 yang sempat menyentuh angka 120,9.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan, tingkat keyakinan masyarakat secara umum tetap terjaga. Mengingat angka indeks berada di atas ambang batas 100, maka kondisi ekonomi nasional secara keseluruhan masih dikategorikan dalam zona optimis.
Secara lebih mendalam, pelemahan indeks ini dipicu oleh dua komponen utama, yakni Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang turun menjadi 126,4 serta Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang terkoreksi ke level 109,2. Secara spasial, penurunan keyakinan konsumen paling signifikan terpantau terjadi di tiga wilayah utama, yakni Makassar, Banten, dan Medan.
Dari sisi demografi, mayoritas kelompok usia menunjukkan penurunan optimisme, kecuali pada kelompok usia 51 hingga 60 tahun yang justru mengalami peningkatan keyakinan. Selain itu, data perilaku keuangan rumah tangga menunjukkan adanya pergeseran pola belanja, di mana proporsi pendapatan yang dialokasikan untuk konsumsi meningkat menjadi 73 persen, sementara porsi tabungan dan pembayaran cicilan utang cenderung mengalami kontraksi.