Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus menunjukkan progres signifikan dalam pembenahan tata kelola lembaga. Terkait hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepercayaan serta keleluasaan yang diberikan untuk melakukan transformasi birokrasi secara menyeluruh.

Erick menjelaskan bahwa langkah pembenahan administrasi dan pelayanan di internal Kemenpora kini mulai membuahkan hasil nyata. Berdasarkan evaluasi terbaru, penilaian indeks transformasi birokrasi kementerian telah menyentuh angka 83 persen. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan intensif dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Selain perbaikan sistem birokrasi, Kemenpora juga berhasil mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi ini diperkuat dengan tingkat penyelesaian tindak lanjut atas temuan audit BPK yang mencapai 81 persen, melampaui rata-rata kementerian dan lembaga nasional lainnya yang berada di angka 76 persen.

Meski mencatatkan rapor positif, Erick menegaskan pihaknya tidak akan cepat berpuas diri. Ke depan, Kemenpora berkomitmen untuk terus memperketat akuntabilitas penggunaan keuangan negara dengan mengoptimalkan sistem e-procurement dan e-budgeting guna meminimalkan celah penyalahgunaan wewenang secara transparan.