Dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta berhasil menciptakan inovasi mutakhir untuk meningkatkan performa teknologi seluler generasi keenam (6G). Langkah terobosan ini dirancang tidak hanya untuk mempercepat transmisi data, melainkan juga mendukung realisasi konsep kota cerdas (smart city) yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengembangan teknologi ini berfokus pada efisiensi konsumsi energi guna meminimalkan jejak karbon yang kerap dihasilkan oleh operasional infrastruktur digital berskala besar. Melalui optimalisasi jaringan 6G tersebut, integrasi sistem smart city di masa depan diharapkan dapat berjalan lebih responsif, terutama dalam memantau kondisi lingkungan serta mengantisipasi kerusakan ekologis secara real-time.
Keberhasilan akademisi dari UNU Jogja ini menunjukkan kontribusi nyata sektor pendidikan tinggi dalam menjawab tantangan global terkait perubahan iklim melalui inovasi teknologi. Langkah ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi kolaborasi yang lebih luas antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam mewujudkan transformasi digital nasional yang ramah lingkungan.