Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar Workshop Bina Talenta yang berfokus pada transformasi pembelajaran digital guna mencetak lulusan berdaya saing global pada Selasa (4/8/2026). Dalam acara kolaboratif tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Juliyatmono, menegaskan bahwa kecanggihan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) tidak akan pernah bisa menggantikan peran manusia yang memiliki integritas dan karakter kuat.
Mantan Bupati Karanganyar tersebut memaparkan bahwa adopsi sistem digital dalam ranah akademis kini bersifat wajib demi efisiensi proses belajar mengajar. Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa penguasaan teknologi tanpa diimbangi etika moral yang kokoh justru berpotensi memicu dampak negatif bagi peradaban masyarakat.
Selaras dengan hal tersebut, Rektor Unisri Surakarta, Prof. Dr. Drs. Sutoyo, M.Pd., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas digital bagi tenaga pendidik. Menurutnya, dosen dituntut bertransformasi dari metode pengajaran konvensional menuju platform digital interaktif agar tetap relevan dengan kebutuhan industri modern.
Agenda ini diselenggarakan atas kerja sama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Komisi X DPR RI dan Unisri. Melalui sinergi lintas sektor ini, institusi pendidikan tinggi diharapkan mampu melahirkan talenta muda yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga memegang teguh nilai kemanusiaan.