Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem penunjangnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Langkah strategis ini diharapkan mampu menghadirkan moda transportasi ramah lingkungan yang terjangkau bagi masyarakat sekaligus memperkuat kedaulatan industri dalam negeri.

Dalam kunjungannya ke fasilitas produksi ALVA tersebut, Presiden Prabowo meninjau langsung proses manufaktur dan meresmikan pencapaian produksi dengan menandatangani plakat komitmen perakitan sebanyak 20 ribu unit motor listrik. Langkah ini menandai kesiapan infrastruktur produksi lokal dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengembangan MoLiNas merupakan implementasi konkret dari visi Presiden untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Proyek ini memprioritaskan pemanfaatan bahan baku lokal serta keahlian dalam negeri demi menciptakan nilai tambah yang maksimal bagi perekonomian nasional.

Keberhasilan peluncuran ini tidak terlepas dari kolaborasi solid antara pemerintah, BUMN, pelaku usaha swasta, dan sektor akademisi. Sinergi ini memperlihatkan kesiapan seluruh pemangku kepentingan untuk menyokong ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi secara mandiri.

Presiden Prabowo mengapresiasi kerja sama lintas sektor ini sebagai representasi nyata dari konsep "Indonesia Incorporated". Beliau menekankan bahwa di era modern, ketangguhan sebuah negara sangat bergantung pada kemampuannya dalam menguasai sains dan teknologi serta memanfaatkannya demi keberlangsungan hidup bangsa.

Melalui inisiatif MoLiNas, Indonesia menegaskan arah transformasinya untuk tidak lagi sekadar menjadi pasar bagi raksasa teknologi dunia. Negara kini bertekad menjadi pemain utama yang mampu mengembangkan teknologi mandiri, memperkuat ketahanan energi, dan memajukan sektor industri manufaktur nasional.