Dinas Pajak Kota Can Tho kini menempuh langkah progresif dalam memodernisasi administrasi bisnis skala rumah tangga. Melalui pergeseran paradigma dari komunikasi satu arah menuju interaksi multi-saluran, otoritas pajak secara aktif mengimplementasikan kampanye pendampingan digital guna mempermudah kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pelaku usaha.
Strategi 'jemput bola' yang dilakukan melibatkan kolaborasi antara Tim Manajemen Bisnis dengan Serikat Pemuda untuk menyambangi langsung sentra-sentra ekonomi. Mereka memberikan bimbingan teknis mengenai penggunaan aplikasi eTax Mobile serta edukasi pelaporan pajak melalui platform digital seperti Zalo dan Facebook. Pendekatan ini diperkuat dengan konten kreatif berupa video edukasi yang relevan dengan situasi di lapangan, memastikan pesan digitalisasi lebih mudah dicerna oleh masyarakat.
Sejumlah pelaku usaha lokal, seperti Toko Vinh Hue, mulai merasakan dampak positif dari transisi faktur elektronik berbasis mesin kasir. Meskipun sempat menemui kendala di tahap awal, penggunaan sistem digital kini terbukti mempercepat proses transaksi, meminimalisir risiko kehilangan dokumen fisik, serta memberikan fleksibilitas pengiriman faktur kepada pelanggan secara real-time.
Untuk memuluskan transisi ini, Viettel Can Tho turut dilibatkan sebagai mitra strategis dalam penyediaan solusi manajemen penjualan, Tendoo. Platform ini memungkinkan pelaku usaha untuk mengelola inventaris sekaligus menghasilkan faktur elektronik langsung dari ponsel, dengan dukungan infrastruktur teknis yang tersedia selama 24 jam penuh.
Di sisi lain, pemerintah daerah menegaskan bahwa digitalisasi ini tidak bertujuan untuk menambah beban administratif. Sebaliknya, Ketua Komite Rakyat Kelurahan Ninh Kieu menyatakan bahwa kebijakan ini adalah bagian dari upaya pemetaan potensi pendapatan daerah yang lebih akurat, sembari tetap menjaga iklim usaha yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kepatuhan pajak yang berkelanjutan.