Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memaparkan rencana program kerja mereka untuk masyarakat Desa Mario. Melalui seminar yang digelar pada malam hari, para mahasiswa memfokuskan program pada upaya promotif dan preventif demi meningkatkan kualitas kesehatan warga setempat.

Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mario, H. A. Maesur, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan Puskesmas Kulo, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen desa ini menjadi bukti komitmen kuat dalam mendukung program kerja yang berbasis kolaborasi multidisiplin ilmu tersebut.

Delapan mahasiswa yang bertugas di Posko Desa Mario berasal dari berbagai disiplin ilmu kesehatan, mulai dari Pendidikan Dokter, Farmasi, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran Gigi, Kedokteran Hewan, hingga Ilmu Gizi. Koordinator Desa KKN, Abhista Dwi Putra Ramadhany, menjelaskan bahwa rancangan program ini disusun setelah melewati proses observasi mendalam mengenai kebutuhan riil kesehatan masyarakat setempat.

Kepala Desa Mario, H. A. Maesur, menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif ini. Ia berharap program kerja tersebut memberikan dampak nyata, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak, dan kalangan lanjut usia, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dalam menjaga kesehatan keluarga mereka secara berkelanjutan.

Dalam pemaparannya, para mahasiswa menawarkan delapan program individu yang menyasar kelompok usia berbeda. Di antaranya meliputi edukasi pemberian makanan bayi dan anak, pencegahan toksoplasmosis pada ibu hamil, demonstrasi pijat oksitosin untuk kelancaran ASI, edukasi kosmetik aman bagi remaja, pencegahan infeksi saluran pernapasan, kampanye cuci tangan pakai sabun, sosialisasi gizi seimbang, hingga edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi siswa sekolah dasar.

Selain program perorangan, mereka juga mengusung program kelompok unggulan bertajuk SIPAKARIO (Sinergi Pelayanan dan Edukasi Kesehatan Terpadu Mario). Program kolaboratif ini mengintegrasikan pelayanan dan skrining kesehatan dengan pendekatan One Health, yang menyelaraskan kesehatan manusia, hewan, dan kelestarian lingkungan sekitar secara terpadu.

Langkah strategis KKN Profesi Unhas ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin kehidupan sehat, pengentasan kelaparan melalui edukasi gizi, serta pemenuhan air bersih dan sanitasi layak. Melalui sinergi ini, diharapkan Desa Mario dapat tumbuh menjadi desa percontohan yang sehat, tangguh, dan berdaya.