Pemerintah Kota Medan menegaskan komitmennya untuk memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi anak-anak, khususnya yang berasal dari keluarga prasejahtera. Langkah strategis ini diambil guna memastikan tumbuh kembang optimal generasi muda di ibu kota Sumatra Utara tersebut.

Wakil Wali Kota Medan, Zakyuddin Harahap, menyatakan bahwa perlindungan dan kepedulian terhadap anak-anak tidak boleh bersifat momentum atau sekadar pemberian bantuan sesaat. Menurutnya, pemenuhan hak kesehatan dasar bagi anak merupakan tanggung jawab berkelanjutan yang harus dijamin oleh pemerintah daerah secara konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan Zakyuddin usai berdialog langsung dengan warga di Kecamatan Medan Deli bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional. Dalam kunjungan lapangan tersebut, ia menemukan sejumlah anak yang mengidap penyakit serius seperti tuberkulosis (Tb), epilepsi, infeksi saluran kemih, serta anak-anak penyandang disabilitas yang memerlukan penanganan medis segera.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemkot Medan berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memberikan penanganan medis yang komprehensif. Zakyuddin menegaskan bahwa setiap anak di Kota Medan memiliki hak yang setara untuk memperoleh fasilitas kesehatan yang layak, pendidikan, serta tumbuh dalam lingkungan sosial yang aman dan penuh kasih sayang.

Sebagai wujud kepedulian nyata, dalam kegiatan tersebut Pemkot Medan juga menyalurkan paket bantuan logistik dan pemenuhan asupan makanan bergizi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung perbaikan gizi anak-anak di wilayah tersebut demi mempersiapkan masa depan yang lebih baik.