Nama pesohor Aldi Taher kembali menjadi pusat perhatian publik setelah muncul spekulasi liar di media sosial yang menudingnya terlibat dalam praktik pencucian uang. Tudingan ini mencuat seiring dengan agresivitas Aldi dalam meluncurkan berbagai lini bisnis baru dalam durasi waktu yang relatif singkat.
Alih-alih memberikan klarifikasi formal yang kaku, Aldi memilih menanggapi isu tersebut melalui gaya komunikasinya yang unik dan cenderung jenaka. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, ia menanggapi komentar negatif warganet dengan isyarat akan meresmikan "Aldi’s Laundry" sebagai bentuk sindiran halus.
"Masyaallah barakallah, Insyaallah Aldi’s Laundry segera hadir. Laundry hati dari kebusukan dengan baca Alquran," tulis Aldi dalam unggahannya yang memicu beragam reaksi netizen. Respons tersebut dinilai warganet sebagai upaya sang artis untuk meredam spekulasi dengan balutan narasi religius yang kerap ia tunjukkan.
Hingga saat ini, tuduhan mengenai adanya praktik pencucian uang tersebut masih sebatas spekulasi liar tanpa dasar bukti hukum yang kuat. Di tengah riuhnya pemberitaan tersebut, banyak pihak berharap agar sang seniman tetap menjaga transparansi dan integritas dalam menjalankan unit usaha kuliner yang kini tengah digelutinya, seperti bisnis burger hingga gerai ayam goreng yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan.
Publik kini menantikan apakah pernyataan Aldi Taher mengenai bisnis laundry tersebut akan terealisasi sebagai langkah nyata, atau sekadar respons spontan untuk menanggapi kritik netizen yang belakangan ini kerap mewarnai hari-harinya di jagat maya.