Jorge Jesus, pelatih kawakan asal Portugal, dilaporkan telah mengambil langkah besar dalam karier kepelatihannya dengan sepakat menukangi tim nasional Portugal. Keputusan ini diambil menyusul mundurnya Roberto Martinez dari kursi kepelatihan pasca hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026, di mana Portugal harus tersingkir di babak 16 besar oleh Spanyol.

Demi mewujudkan ambisi memimpin 'Brasil Eropa', Jesus bersedia melakukan pengorbanan finansial yang signifikan. Ia rela menerima pemangkasan gaji hingga dua pertiga dari nilai kontraknya di Al-Nassr. Jika sebelumnya ia mengantongi pendapatan sebesar 12 juta euro di Liga Arab Saudi, kini ia hanya akan menerima kurang dari 4 juta euro per tahun untuk masa bakti selama empat tahun ke depan.

Federasi Sepak Bola Portugal saat ini tengah merampungkan detail administratif dengan target meresmikan penunjukan tersebut sebelum akhir pekan ini. Jesus dipastikan akan membawa serta tim staf teknis kepercayaannya, termasuk João de Deus dan Fábio Jesus sebagai asisten, serta Márcio Sampaio yang bertanggung jawab dalam aspek kebugaran fisik pemain.

Dalam proyek ambisius menuju Piala Dunia 2030 yang akan digelar bersama oleh Portugal, Spanyol, dan Maroko, Jesus juga dikabarkan ingin melibatkan legenda Real Madrid, Pepe. Meski sempat santer dikaitkan dengan staf kepelatihan Jose Mourinho di Madrid, Pepe yang baru saja pensiun pasca Euro 2024 kini menjadi target utama Jesus. Sang pelatih berharap pengalaman Pepe dalam 141 laga internasional dapat menjadi kunci stabilitas dan otoritas di ruang ganti tim nasional.