Pemerintah kota Cormeilles-en-Parisis, yang terletak di wilayah Val d'Oise, memutuskan untuk meniadakan agenda pertunjukan kembang api pada perayaan Hari Nasional (La Fête Nationale) tahun ini. Keputusan tersebut diambil menyusul adanya kebijakan prefektur setempat yang melarang penggunaan kembang api guna memitigasi risiko kebakaran di tengah musim panas yang rawan.
Meskipun atraksi piroteknik terpaksa dibatalkan, otoritas setempat memastikan bahwa esensi perayaan untuk mengenang peristiwa bersejarah 14 Juli 1789 tersebut tetap terjaga. Rangkaian kegiatan kemasyarakatan yang telah dijadwalkan di area Émy-les-Prés akan tetap berlangsung sesuai rencana, memberikan ruang bagi warga untuk tetap merayakan hari bersejarah bagi Republik Prancis ini bersama keluarga dan kerabat.
Hari Nasional Prancis, yang dikenal secara global sebagai Hari Bastille, secara tradisional dirayakan dengan berbagai parade militer, pesta rakyat, serta pertunjukan kembang api di seluruh penjuru negeri. Bagi masyarakat di wilayah Cormeilles-en-Parisis, perayaan tahun ini tetap difokuskan pada kegiatan rekreasi keluarga yang mencakup wahana permainan, stan kuliner, serta berbagai aktivitas interaktif lainnya yang akan berlangsung sepanjang hari.
Pemerintah kota mengimbau warga untuk tetap mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi terkait rangkaian acara yang masih dapat dinikmati. Langkah pembatalan ini menekankan prioritas pemerintah dalam menjamin keselamatan publik di atas kemeriahan seremonial, sembari tetap menjaga semangat persatuan nasional yang menjadi inti dari perayaan tersebut.