PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kini mengambil langkah strategis untuk menjadikan Jawa Barat sebagai pusat akselerasi bisnis nasional. Bank yang selama ini dikenal sebagai pemimpin pasar pembiayaan perumahan tersebut, mulai merambah sektor-sektor ekonomi produktif lainnya melalui pendekatan ekosistem bisnis yang lebih komprehensif.

Regional Office Head BTN Kantor Wilayah Jawa Barat, Asvianti Handaru, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan respons atas dinamika pasar. Meskipun sektor properti tetap menjadi pilar utama karena keterkaitannya dengan ratusan industri turunan, BTN kini menyasar sektor kawasan industri, hotel, restoran, dan kafe (horeka) untuk mendiversifikasi portofolio kredit mereka.

Strategi penetrasi pasar ini dijalankan secara tersegmen sesuai dengan karakteristik wilayah. BTN membagi fokus layanan di Jawa Barat; area Jabar 1 yang mencakup Bekasi hingga Karawang difokuskan pada pembiayaan kawasan industri, sedangkan area Jabar 2 yang meliputi Bandung Raya hingga Cirebon memprioritaskan sektor horeka dan ekonomi kreatif.

Lebih dari sekadar menyalurkan kredit, BTN berkomitmen membangun ekosistem layanan perbankan yang terintegrasi bagi nasabahnya. Melalui pendekatan ini, bank ingin memastikan seluruh kebutuhan operasional nasabah—mulai dari pembiayaan, manajemen arus kas, hingga transaksi harian—dapat terpenuhi secara efisien dalam satu wadah ekosistem BTN.

Hingga saat ini, BTN tetap memegang posisi dominan di Jawa Barat, menduduki peringkat lima besar dalam penyaluran kredit secara keseluruhan dan menjadi pemimpin pasar untuk segmen kredit kepemilikan rumah (KPR) subsidi. Dengan basis sekitar 2 juta nasabah di wilayah ini, BTN optimistis dapat meningkatkan frekuensi transaksi sekaligus memperluas akses pembiayaan ke sektor UMKM serta industri kecil menengah guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih luas.