Medan — BPJS Kesehatan mengajak para peserta muda Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga kesehatan. Pesan tersebut disampaikan secara langsung melalui kegiatan Fun Run BPJS Kesehatan–Universitas Sumatera Utara (USU) Tahun 2026 yang berlangsung di Kota Medan pada Sabtu (27/6/2026), diikuti ratusan peserta Prolanis dari kalangan usia muda.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menegaskan bahwa penanganan penyakit kronis tidak bisa bergantung semata-mata pada pengobatan medis. Dalam sambutannya di Lobby 1 Fakultas Kedokteran USU, ia menyoroti pentingnya edukasi, pendampingan berkelanjutan, serta perubahan pola hidup sebagai pilar utama dalam mengelola kondisi kesehatan jangka panjang.

Abdi menjelaskan bahwa Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa pergeseran beban penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Berbagai kondisi kronis seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke kini menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian kolektif dari seluruh pemangku kepentingan.

Ia menekankan bahwa Prolanis bukanlah program yang sekadar mendistribusikan obat secara rutin kepada peserta. Lebih dari itu, program ini dirancang sebagai wadah pendampingan dan edukasi menyeluruh bagi seluruh peserta, baik yang berusia muda maupun lanjut usia, agar mampu mengelola kondisi kesehatannya secara mandiri dan bertanggung jawab.

Menurut Abdi, BPJS Kesehatan terus mendorong transformasi di sektor kesehatan masyarakat dengan menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai prioritas. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga dan meningkatkan kualitas hidup peserta di masa mendatang, tidak hanya berfokus pada aspek kuratif.

"Fun Run menjadi simbol betapa pentingnya olahraga dalam pengelolaan penyakit kronis. Aktivitas fisik terbukti membantu penderita diabetes dalam mengontrol kadar gula darah, sementara bagi penderita hipertensi dan penyakit jantung, olahraga berperan menjaga fungsi pembuluh darah serta kerja jantung tetap optimal," papar Abdi.

Kegiatan Fun Run yang digelar bersama Fakultas Kedokteran USU ini secara khusus bertujuan mengajak peserta Prolanis muda untuk membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Abdi juga mengingatkan bahwa kunci keberhasilan olahraga bagi penderita penyakit kronis bukan terletak pada intensitas latihan yang tinggi, melainkan pada konsistensi dalam menjalankannya secara rutin.