Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, kini aktif mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalam strategi pemasaran digital mereka. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya saing produk daerah di tengah pergeseran pola perdagangan yang kini didominasi oleh platform digital.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan kebutuhan mutlak untuk bertahan. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri pelatihan desain kemasan yang berlangsung di Hotel Mercure, Tanjung Redeb, baru-baru ini. Menurutnya, tanpa adaptasi teknologi seperti AI, produk lokal Berau berisiko kalah bersaing dengan produk dari wilayah lain yang sudah lebih dulu melek internet.

Guna merealisasikan target tersebut, Diskoperindag telah memasukkan materi pemanfaatan AI ke dalam berbagai program pembinaan dan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku usaha. Eva menjelaskan bahwa efektivitas pelatihan ini mulai terlihat di lapangan. Kini, semakin banyak pelaku UMKM di Berau yang memanfaatkan perangkat AI untuk menyusun konten promosi yang menarik di berbagai jejaring media sosial seperti Facebook dan Instagram secara lebih efisien dari segi waktu dan biaya.

Kendati mendorong pemanfaatan AI, Eva memberikan catatan penting bahwa teknologi ini tidak diproyeksikan untuk menggeser peran tenaga kreatif manusia. AI diposisikan murni sebagai alat bantu akselerasi promosi. Sementara itu, pekerjaan yang memerlukan sentuhan kreativitas orisinal serta proses produksi fisik—seperti pembuatan baliho, spanduk, dan suvenir pameran—tetap akan diberdayakan melalui pelaku industri kreatif lokal.

Melalui sinergi teknologi dan kreativitas lokal ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap UMKM daerah dapat terus berkembang. Kemampuan beradaptasi dengan inovasi digital diyakini menjadi kunci utama agar produk-produk unggulan Berau mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.