Pengguna Android Auto kini harus kembali menghadapi kendala teknis menyusul perilisan versi terbaru 17.2.662404. Hanya berselang beberapa pekan setelah perbaikan masalah konektivitas sebelumnya, pembaruan ini justru memicu serangkaian insiden crash dan pemutusan koneksi secara acak yang dikeluhkan oleh pengemudi di berbagai forum diskusi.

Laporan yang muncul dari komunitas pengguna menunjukkan bahwa bug ini bersifat lintas perangkat, menyerang model ponsel kelas atas seperti seri Samsung Galaxy S26 Ultra hingga jajaran Google Pixel terbaru. Gejala yang dialami pun bervariasi, mulai dari hilangnya koneksi saat berkendara hingga aplikasi yang tiba-tiba tertutup total (crash) tepat saat sistem mulai memutar audio.

Situasi ini memicu kekhawatiran serius terkait keselamatan berkendara. Gangguan mendadak pada sistem navigasi dan pusat kendali audio berpotensi mengalihkan fokus pengemudi dari lalu lintas, yang mana kondisi tersebut berisiko meningkatkan kecelakaan. Hingga saat ini, pihak Google belum memberikan keterangan resmi maupun solusi permanen terkait masalah yang meresahkan ini.

Sebagai langkah mitigasi sementara, sejumlah pakar teknologi menyarankan pengguna untuk menunda pembaruan aplikasi hingga muncul versi perbaikan yang stabil. Bagi mereka yang telah terlanjur menginstal versi bermasalah, melakukan proses 'rollback' ke versi sebelumnya yakni 17.0 melalui menu pengaturan aplikasi di Play Store menjadi opsi mandiri yang dapat ditempuh, meski efektivitasnya belum menjamin kesembuhan total sistem pada seluruh model kendaraan.

Insiden berulang ini menyoroti perlunya peningkatan standar pengujian kualitas perangkat lunak oleh Google, khususnya pada aplikasi yang krusial bagi aktivitas mobilitas. Mengingat pola insiden yang terjadi sebanyak tiga kali dalam empat bulan terakhir, muncul desakan agar Google memperketat proses uji coba beta publik sebelum merilis pembaruan ke saluran stabil guna mencegah terulangnya gangguan serupa di masa depan.