Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka Pekan Olahraga Polri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya Korps Bhayangkara memperkuat hubungan dengan masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Listyo Sigit menyampaikan bahwa rangkaian olahraga tersebut tidak hanya menjadi agenda internal kepolisian, tetapi juga ruang perjumpaan antara Polri dan warga. Ia berharap kegiatan itu dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong Polri menjadi institusi yang semakin dekat, diharapkan, dan dicintai masyarakat.
Selain pembukaan Pekan Olahraga Polri, Kapolri juga mengikuti kegiatan olahraga bersama di kawasan Car Free Day (CFD) sekitar Patung Kuda Monas, Jakarta. Agenda tersebut dihadiri unsur TNI, kementerian dan lembaga, serta masyarakat umum.
Menurut Kapolri, pelibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan tahun ini. Polri menyiapkan 12 titik kegiatan di area CFD agar warga dapat berpartisipasi dalam berbagai aktivitas olahraga.
Dalam kegiatan yang berlangsung di kawasan CFD tersebut, Polri juga menggelar layanan bakti kesehatan dan kegiatan sosial bagi masyarakat. Sementara itu, Pekan Olahraga Polri mempertandingkan delapan cabang olahraga.
Listyo Sigit juga menyinggung penyelenggaraan Kapolri Cup yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80. Ia berharap ajang tersebut mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan atlet berprestasi yang dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kapolri menyebut, sejumlah atlet yang pernah mencatatkan prestasi pada kejuaraan internasional turut terlibat dalam agenda Kapolri Cup. Karena itu, kompetisi tersebut dinilai penting untuk menjaga kebugaran, konsistensi, dan kesiapan atlet sebelum tampil pada ajang yang lebih besar.
Rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, lanjutnya, tidak hanya berlangsung di Jakarta. Berbagai polda di seluruh Indonesia juga menggelar kegiatan serupa, mulai dari bakti kesehatan, perlombaan e-sport, cabang olahraga lain, hingga kegiatan seni sebagai ruang ekspresi masyarakat.
Kapolri menegaskan, Polri juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap institusi kepolisian. Seluruh pandangan publik tersebut, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan Polri ke depan.
Dengan tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat”, Listyo Sigit berharap seluruh kegiatan yang digelar dapat membuat warga merasakan langsung kehadiran Polri, sekaligus menjadi momentum untuk merespons keluhan dan harapan masyarakat.