Capcom bersiap memanjakan para penggemar game aksi pedang lewat proyek teranyar mereka, Onimusha Way of the Sword, yang dijadwalkan meluncur pada bulan September mendatang. Melalui kesempatan uji coba eksklusif (preview build) selama kurang lebih dua jam di Singapura, game ini memamerkan potensi besar untuk menjadi salah satu judul terkuat di kuartal ketiga tahun ini.

Melanjutkan kisah langsung dari akhir versi demo publiknya, pemain kembali dibawa ke dalam kekacauan kota Kyoto yang tengah diinvasi oleh pasukan iblis Genma. Fokus narasi dalam preview ini masih terpusat pada upaya pembersihan kota dari ancaman monster, sembari mengumpulkan kepingan misteri di balik runtuhnya pertahanan Kyoto dari serangan makhluk mistis tersebut.

Daya tarik utama dari demo ini terletak pada peningkatan signifikan sektor mekanik pertarungan (combat mechanics). Capcom menyempurnakan fitur "Issen"—sistem serangan balik instan khas seri Onimusha—dengan visual pertarungan yang lebih halus dan desain audio yang terdengar lebih impresif. Efek benturan pedang dan hantaman baju besi kini terasa jauh lebih solid, memberikan kepuasan taktil yang lebih mendalam bagi pemain.

Variasi musuh yang dihadirkan menuntut pendekatan taktis alih-alih sekadar menekan tombol secara acak (button mashing). Hal ini terbukti dalam pertarungan melawan tiga bos utama: Daidara yang raksasa dan membutuhkan taktik penghancuran armor; Rasho Gan dengan empat lengan bersenjata yang harus dilumpuhkan mekanik talinya; serta Byakue yang menuntut ketepatan waktu tinggi untuk melakukan dodge maupun parry. Menariknya, setiap bos memiliki dua hingga tiga fase pertarungan dengan pola serangan yang berubah dinamis.

Adaptasi sistem Skill Tree yang dinamis menjadi poin plus berikutnya. Mirip dengan seri Devil May Cry, pemain diberikan kebebasan penuh untuk meracik gaya bermain, baik condong ke arah defensif dengan memperkuat parry, maupun bermain agresif dengan memaksimalkan damage serangan balik. Fitur pengaturan ulang (reset skill) yang dapat diakses kapan saja memberikan fleksibilitas tinggi dan meningkatkan nilai replayability.

Eksplorasi dalam game didukung oleh kemampuan "Oni Power" yang berfungsi membuka akses area-area rahasia. Formula backtracking khas Capcom ini dipadukan dengan pengenalan senjata khusus baru bernama Wind Whipper yang memiliki area serangan luas (AOE). Dari slot yang tersedia, diperkirakan akan ada enam variasi senjata unik yang menanti di versi penuh game ini.

Kendati menawarkan gameplay yang solid, tingkat kesulitan pada versi uji coba ini dirasa masih kurang menantang bahkan saat dimainkan pada mode tersulit sekalipun. Capcom diharapkan mampu melakukan penyesuaian tingkat kesulitan sebelum peluncuran resmi agar mampu memuaskan para pemain veteran yang mendambakan tantangan lebih kompetitif.