Kompetisi Robotika Internasional AIROC 2026 resmi diluncurkan sebagai wadah inovasi bagi generasi muda, yang mengadopsi rekam jejak sukses dari ajang Robothon selama dua dekade terakhir. Dengan mengusung tema 'Kota Sinapsis', kompetisi ini menantang para peserta untuk berpikir kritis layaknya insinyur teknologi dalam membangun ekosistem kota pintar yang efisien.

Dalam simulasi yang disiapkan, para siswa diuji kemampuannya untuk mengidentifikasi polusi, memproses material penetral, hingga melakukan analisis laboratorium menggunakan robot. Tantangan ini dirancang untuk mengintegrasikan logika pemrograman dengan kerja sama tim yang solid, sehingga memberikan pengalaman praktis bagi siswa dalam memahami dinamika teknologi digital.

Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menekankan pentingnya kompetisi ini sebagai sarana pengenalan teknologi sejak dini. Langkah ini dianggap krusial untuk mencetak generasi yang adaptif terhadap pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, sekaligus memicu semangat riset di lingkungan sekolah.

AIROC 2026 membuka pendaftaran bagi siswa usia 6 hingga 18 tahun dengan menggunakan platform robotik yang variatif, seperti Leanbot, serta bahasa pemrograman mulai dari Blockly, Python, hingga C++. Rangkaian kompetisi akan dimulai dengan final regional pada bulan Oktober sebelum puncak acara internasional di Hanoi pada 29 November 2026.

Para pemenang di setiap kategori tidak hanya akan membawa pulang Piala Kejuaraan dan hadiah uang tunai sebesar 20 juta VND, tetapi juga mendapatkan tiket emas untuk mewakili negaranya di panggung internasional. Ajang ini menjadi batu loncatan bagi para talenta muda untuk mengaktualisasikan potensi mereka di bidang robotika global.