Pembalap muda berbakat Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa gemilang setelah berhasil memuncaki sesi practice Moto3 Jerman 2026. Capaian ini menjadi sorotan karena terjadi hanya berselang beberapa jam setelah dirinya kesulitan menembus posisi papan atas pada sesi Free Practice (FP) 1 di mana ia hanya finis di peringkat ke-23 dengan catatan waktu 1 menit 27,456 detik.
Dalam sesi practice yang berlangsung dramatis, Veda melakukan perbaikan signifikan hingga mencatatkan waktu terbaik 1 menit 25,848 detik. Pembalap berusia 17 tahun ini mengaku sangat puas dengan peningkatan performa tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari diskusi intensif bersama kru Honda Team Asia untuk membedah titik lemah pada motornya.
"Setelah FP1, kami berdiskusi dengan tim untuk memperbaiki aspek-aspek yang masih kurang. Di sesi practice, saya mendapatkan setelan motor yang jauh lebih baik, sehingga saya merasa lebih nyaman dan percaya diri saat memacu kendaraan di atas lintasan," ujar Veda dalam keterangan resminya setelah sesi berakhir.
Kendati berhasil menjadi yang tercepat, Veda tetap bersikap rendah hati dan waspada. Juara Asia Talent Cup 2023 tersebut menyadari bahwa catatan waktunya masih terpaut satu detik dari rekor putaran tahun lalu. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya evaluasi data lebih lanjut guna menghadapi sesi kualifikasi dan balapan utama.
Veda berencana untuk terus bekerja keras dan mempelajari data balap, termasuk meninjau referensi dari rekan setimnya, Taiyo Furusato. Baginya, Sirkuit Jerman bukanlah lintasan yang mudah ditaklukkan, sehingga strategi berbasis data menjadi kunci utama bagi Honda Team Asia untuk tetap kompetitif di sisa rangkaian seri balapan akhir pekan ini.