KEDIRI – Dalam upaya menekan angka kasus tengkes (stunting) dan meningkatkan kualitas sanitasi serta kesehatan masyarakat, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menggelar aksi sosial di Kabupaten Kediri. Program yang memadukan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan medis gratis ini berlangsung di Dusun Gelaran, Desa Dungus, pada Senin (13/7/2026).
Dipimpin oleh Ilham Fajri M. selaku ketua kelompok, sosialisasi ini menitikberatkan pada pemahaman mendalam mengenai stunting. Para mahasiswa memaparkan bahwa kondisi gagal tumbuh anak akibat kekurangan gizi kronis ini sangat dipengaruhi oleh pola asuh pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). Langkah preventif seperti pemenuhan nutrisi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, serta pola hidup bersih dipaparkan secara interaktif kepada warga.
Antusiasme warga, khususnya para ibu hamil dan menyusui serta kader Posyandu, terlihat selama sesi tanya jawab berlangsung. Sri, salah satu warga setempat, mengaku mendapatkan wawasan baru bahwa pencegahan stunting ternyata harus diinisiasi sejak masa kehamilan, bukan hanya saat anak telah lahir. Ia berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkala demi menjangkau lebih banyak warga yang belum terpapar informasi tersebut.
Tak hanya berbekal teori, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dasar gratis. Mahasiswa KKN Umsura bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat untuk memeriksa tekanan darah, asam urat, kesehatan mata, hingga pengukuran antropometri dasar. Warga yang terindikasi memiliki masalah kesehatan langsung diarahkan untuk berkonsultasi lebih lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat.
Ilham Fajri mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran mandiri masyarakat akan pentingnya memantau kesehatan keluarga secara berkala. Melalui kolaborasi aktif ini, diharapkan warga Dusun Gelaran tidak hanya lebih tanggap terhadap ancaman stunting, tetapi juga lebih rutin memeriksakan kondisi fisik mereka demi investasi masa depan generasi yang lebih sehat.