Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan (Diskes) mengambil langkah preventif dalam menekan angka penyebaran virus HIV/AIDS. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menyediakan layanan konseling dan tes sukarela atau Voluntary Counseling and Testing (VCT) secara gratis di 21 puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah setempat.

Sekretaris Diskes Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menjelaskan bahwa penyediaan layanan gratis ini bertujuan untuk mendorong deteksi dini di tengah masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat untuk memeriksakan diri secara sukarela.

Untuk memperkuat sistem penanggulangan, pemerintah setempat juga menyediakan jaringan pelayanan pendukung yang luas. Layanan penanganan ini mencakup pemeriksaan di 29 rumah sakit, 4 lembaga pemasyarakatan (lapas), 1 rumah tahanan (rutan), klinik kesehatan, serta puluhan unit layanan Perawatan Dukungan Pengobatan (PDP), rujukan Viral Load (VL), dan layanan pencegahan berupa PrEP.

Dalam pelaksanaannya, Diskes Pekanbaru bersinergi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi publik, baik secara tatap muka maupun lewat media massa. Bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif, petugas kesehatan akan memberikan pendampingan agar pasien segera mendapatkan perawatan medis yang tepat di fasilitas kesehatan rujukan.

Dedy menegaskan bahwa penanganan HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendirian. Ia mengharapkan peran aktif dari tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, tokoh pemuda, aktivis perempuan, hingga kader posyandu untuk bersama-sama menekan kasus sekaligus mengikis stigma negatif di masyarakat.