Universitas Duta Bangsa (UDB) Surakarta meluncurkan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) guna mendorong digitalisasi dan penerapan standar kebersihan pada industri pengolahan unggas lokal di Kabupaten Sukoharjo. Langkah taktis ini ditujukan untuk memodernisasi operasional Rumah Pemotongan Unggas (RPU) PD Mandiri di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui program bertajuk "Induksi Komputasi Cerdas Berbasis Teknologi Informasi dan Good Manufacturing Practices (GMP)", tim akademisi UDB mendampingi pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas produksi olahan ayam dan bebek ungkep. Inisiatif yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini menitikberatkan pada integrasi teknologi digital dalam manajemen rantai pasok dan pemasaran.

Ketua Tim Pengabdian UDB, Sri Sumarlinda, menjelaskan bahwa pelatihan yang berlangsung pada awal Agustus 2026 tersebut dibagi ke dalam dua aspek utama, yakni produksi dan pemasaran. Pada pilar produksi, dosen Ilmu Pangan UDB, Devi Fitri Astuti, mengawal penerapan standar higienitas dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (GMP) demi menjamin konsistensi mutu serta keamanan pangan.

Sementara itu, dari sisi pemasaran dan manajerial, dosen Informatika UDB, Wiji Lestari, mengarahkan mitra untuk mengoptimalkan media sosial dan situs web pemasaran terintegrasi. Langkah digitalisasi ini diharapkan mampu memutus keterbatasan pemasaran konvensional yang selama ini membatasi jangkauan penjualan produk RPU PD Mandiri.

Selain pemasaran, inovasi utama yang diperkenalkan adalah sistem induksi komputasi cerdas berbasis teknologi informasi. Dikembangkan oleh Sri Sumarlinda, sistem ini mengubah pola pencatatan bahan baku dan pemantauan produksi dari metode manual berbasis pengalaman menjadi sistem digital yang terstruktur, berbasis data, serta mudah dievaluasi secara berkala.

Pemilik RPU PD Mandiri, Bilal Asruri, mengapresiasi pendampingan intensif ini dan optimistis produk bebek serta ayam ungkepnya kini dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Pascapelatihan, tim UDB berkomitmen melanjutkan proses monitoring dan evaluasi guna memastikan keberlanjutan teknologi serta standar operasional baru ini di tingkat produsen lokal.