Pemerintah Provinsi Lampung berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk merancang strategi edukasi keuangan yang menyasar generasi muda. Melalui program bertajuk "Lampung Financial Festival", kedua pihak sepakat memadukan materi literasi keuangan formal dengan hiburan populer agar lebih mudah dipahami oleh kalangan pelajar dan mahasiswa.

Rencana kolaborasi strategis ini dimatangkan dalam pertemuan audiensi di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Bandar Lampung, pada Kamis (30/7/2026). Perwakilan LPS, Farid Azhar Nasution, memaparkan konsep kegiatan tersebut langsung di hadapan jajaran pemerintah daerah setempat.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 di Novotel Bandar Lampung ini akan melibatkan para pakar dari LPS, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI). Selain itu, praktisi dari industri jasa keuangan nasional turut hadir untuk membagikan panduan praktis mengenai pengelolaan keuangan secara bijak.

Untuk menarik antusiasme generasi muda, edukasi finansial ini dikemas dalam konsep yang santai dan interaktif. Panitia menyediakan panggung hiburan gratis yang akan dimeriahkan oleh penampilan grup band legendaris tanah air, ST12.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran tersebut dengan menginstruksikan dinas terkait berkolaborasi aktif dengan otoritas keuangan. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak indeks literasi keuangan daerah, yang pada akhirnya memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif dan ketahanan finansial di Lampung.