Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Provinsi Riau resmi mengumumkan pembukaan lowongan kerja untuk 94 tenaga kesehatan pada Agustus 2026. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat layanan medis di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut seiring dengan terus meningkatnya volume kunjungan pasien.
Direktur RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, drg. Yusi Prastiningsih, menjelaskan bahwa penambahan personel medis kini menjadi kebutuhan mendesak. Saat ini, rumah sakit tersebut mengoperasikan 505 tempat tidur, namun rasio tenaga kesehatan yang ada belum sebanding dengan tingginya arus pasien yang datang berobat setiap harinya.
Formasi lowongan yang dibuka mencakup profesi perawat serta berbagai bidang keahlian kesehatan lainnya. Untuk menjaga akuntabilitas, seluruh rangkaian seleksi akan digelar secara transparan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Pihak rumah sakit juga telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BKN demi kelancaran proses ujian.
Yusi menambahkan bahwa lonjakan pasien belakangan ini kerap menimbulkan antrean di sejumlah unit layanan. Ia menegaskan, hambatan tersebut murni disebabkan oleh kurangnya jumlah petugas medis di lapangan, bukan karena keterbatasan kapasitas ruang rawat inap atau ketersediaan kamar.
Dengan percepatan rekrutmen ini, manajemen RSUD Arifin Achmad berharap para tenaga kesehatan baru dapat segera berkontribusi dalam waktu dekat. Penguatan sumber daya manusia ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu pasien serta memberikan pelayanan kesehatan yang lebih prima bagi masyarakat Riau.