SIBOLGA — Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga memperkuat pembinaan karakter serta moral para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya. Langkah ini diwujudkan melalui agenda ibadah rutin harian, salah satunya ibadah kebaktian bagi ASN beragama Kristen Protestan yang bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Senin (7/9/2026).
Dalam kegiatan yang ditanggungjawabi oleh Dinas Kesehatan Kota Sibolga tersebut, hadir jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS), PPPK penuh maupun paruh waktu, hingga tenaga penunjang (outsourcing). Pelaksanaan ibadah diisi dengan lantunan puji-pujian, doa bersama, serta perenungan firman Tuhan yang disampaikan oleh Pendeta Rosmawati Habeahan, M.Th., dari Kerapatan Gereja Baptis Indonesia (KGBI).
Mengangkat perikop Kejadian 39:1-23, Pdt. Rosmawati menyoroti kisah keteladanan Tokoh Yusuf yang konsisten mempertahankan kesetiaan dan kejujuran di tengah berbagai cobaan hidup. Ia menekankan pentingnya bagi setiap abdi negara untuk memelihara integritas, etos kerja tinggi, dan kedisiplinan dalam menjalankan amanah publik, sekalipun berada di bawah tekanan atau godaan jabatan.
Program pembinaan mental dan spiritual ini digagas oleh Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bersama Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing. Kebijakan ini berlandaskan Surat Edaran Wali Kota Sibolga Nomor: 451.12/77/2026 yang mengatur pelaksanaan ibadah rutin—baik salat Zuhur berjamaah bagi ASN Muslim maupun kebaktian bagi pegawai Kristiani.
Agar roda pelayanan publik tetap berjalan prima dan tidak terganggu, Pemko Sibolga menerapkan mekanisme rotasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari hari Senin hingga Kamis. Lewat konsistensi program ini, Pemko Sibolga optimistis dapat membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan masyarakat yang akuntabel dan harmonis.