Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Indonesia (Pengprov ORADO) Sumatera Barat mengambil langkah strategis guna mematangkan kesiapan cabang olahraga domino agar dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2028. Salah satu upayanya adalah dengan menggelar pelatihan sertifikasi (Training of Referee) untuk mencetak wasit-wasit profesional yang berlangsung di Hotel Pangeran Beach, Padang.
Pelatihan yang diadakan pada awal Juli 2026 ini diikuti oleh 38 peserta yang berasal dari 11 Pengurus Cabang (Pengcab) ORADO se-Sumatera Barat. Dari seluruh perwakilan daerah, Pengcab ORADO Kota Padang tercatat mengirimkan delegasi terbanyak dengan jumlah tujuh peserta. Upaya pembekalan ini ditargetkan untuk meningkatkan standardisasi kepemimpinan pertandingan di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Ketua Panitia Pelaksana, Wendi Sukmajaya, menjelaskan bahwa para peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan langsung diterjunkan untuk memimpin berbagai turnamen resmi di bawah naungan ORADO. Sementara itu, Ketua Pengprov ORADO Sumbar, Helmi Moesim, menegaskan bahwa citra domino kini telah bergeser dari sekadar permainan rekreatif tradisional menjadi olahraga otak yang menuntut konsentrasi tinggi, strategi matang, dan sportivitas.
Dalam arahannya, Helmi mengingatkan pentingnya integritas dan objektivitas bagi seorang pengadil di lapangan. Ia meyakini, dengan populasi masyarakat Minang yang tersebar luas di seluruh penjuru tanah air, potensi perkembangan turnamen domino prestasi akan semakin masif di masa mendatang, sehingga keberadaan wasit berlisensi menjadi kebutuhan yang mendesak.
Dukungan penuh juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat. Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan optimismenya terhadap perkembangan ORADO. KONI Sumbar menargetkan olahraga domino dapat resmi masuk dalam daftar cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan pada Porprov Sumbar 2028 mendatang.