Di tengah gempuran tren belanja daring yang kian masif, Atlanta Elektronik memilih untuk memperkokoh eksistensinya di jalur ritel fisik. Langkah strategis ini ditandai dengan seremoni Re-Grand Opening gerai utama mereka di Jalan MT Haryono, Semarang, pada Jumat (28/8/2026). Momentum ini menjadi pembuktian ketangguhan bisnis yang telah mengarungi dinamika pasar elektronik selama lebih dari 30 tahun.
Pemilik Atlanta Elektronik, Santoso Kurniadi, mengungkapkan bahwa kunci bertahannya perusahaan sejak berdiri pada 1995 adalah kelincahan dalam beradaptasi. Menurutnya, meskipun penetrasi pasar digital sangat agresif, toko fisik tetap memegang peranan krusial yang tidak bisa digantikan sepenuhnya oleh platform digital, terutama dalam hal interaksi langsung dan jaminan layanan purnajual.
Menjawab tantangan kompetisi harga dengan e-commerce, Santoso menekankan pentingnya edukasi konsumen mengenai spesifikasi produk dan kepastian solusi pascapembelian. Toko ritel fisik dinilai memiliki keunggulan kompetitif karena menawarkan ruang konsultasi tatap muka serta penanganan klaim garansi yang cepat ketika barang mengalami kendala setelah dibawa pulang oleh konsumen.
Ketahanan bisnis Atlanta mendapat apresiasi luas dari para produsen elektronik terkemuka yang hadir dalam acara tersebut. Direktur PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), Tekno Wibowo, dan CEO PT Akari Indonesia, Kenny Kwe, menyebutkan bahwa kemitraan mereka telah terjalin sangat lama hingga melintasi beberapa dekade. Senada dengan itu, perwakilan dari LG Electronics Indonesia, Artugo, Sharp, Samsung, hingga jenama lokal NIKO menyatakan komitmennya untuk terus tumbuh bersama menyongsong era teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kian memengaruhi pola konsumsi masyarakat.
Melalui peremajaan gerai ini, Atlanta Elektronik berharap dapat mempererat hubungan kemitraan dengan produsen sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat Semarang. Dengan memadukan kelengkapan pilihan produk, edukasi konsumen, dan pelayanan purnajual yang andal, peritel lokal ini optimis dapat terus berkontribusi bagi perekonomian daerah dalam jangka panjang.