Jasad Sutrimo, pria asal Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah yang ditemukan meninggal dunia secara misterius di depan sebuah klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini telah dimakamkan. Pihak keluarga menyatakan menerima kepergian almarhum dengan lapang dada dan memutuskan untuk tidak menempuh jalur hukum.

Sudiono, selaku perwakilan keluarga mendiang, menegaskan bahwa mereka telah mengikhlaskan kematian Sutrimo. Berdasarkan penuturannya, korban yang berstatus duda tersebut diketahui mengidap penyakit diabetes akut semasa hidupnya, yang diduga kuat menjadi pemicu kematian mendadak tersebut.

Jenazah korban telah dipulangkan ke kampung halamannya dan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wlahar. Pihak keluarga kini hanya fokus mendoakan almarhum dan berharap masyarakat tidak lagi membesar-besarkan peristiwa yang sempat viral akibat beredarnya foto kondisi korban.

Di sisi lain, jajaran Polda Metro Jaya sebelumnya sempat turun tangan untuk menyelidiki insiden ini. Aparat kepolisian melakukan pendalaman guna memastikan apakah ada unsur pidana atau murni disebabkan oleh kondisi medis, mengingat lokasi penemuan jasad yang berada di area publik yang ramai.