Pasar kendaraan listrik global kembali dihebohkan oleh pencapaian gemilang pabrikan otomotif Geely. Lewat model EV teranyarnya, Geely EX2, mobil ramah lingkungan ini resmi menyabet predikat tingkat keselamatan tertinggi, yakni bintang lima, dari dua lembaga penguji independen terkemuka dunia, Euro NCAP dan ANCAP. Istimewanya, raihan sempurna ini didapatkan dengan mengacu pada standar protokol pengujian paling ketat versi 2026.
Pencapaian tersebut menempatkan Geely EX2 sebagai salah satu pionir di segmen A dan B yang berhasil mengamankan sertifikasi keselamatan puncak secara bersamaan dari kedua organisasi tersebut. Keberhasilan ini kian mempertegas dominasi EX2 yang telah dipasarkan di lebih dari 30 negara dengan angka penjualan menembus 800.000 unit, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai mobil listrik terlaris di kelasnya sepanjang tahun 2025.
Skema pengujian Euro NCAP dan ANCAP 2026 kini berfokus pada empat fase perlindungan komprehensif, mencakup Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, hingga Post-Crash Safety. Dalam pengujian tersebut, Geely EX2 mencatatkan skor impresif di tiap lini, meliputi 79 persen untuk kategori berkendara aman, 72 persen pencegahan benturan, 86 persen perlindungan saat kecelakaan, serta nilai tertinggi mencapai 95 persen pada fase penanganan pasca-kecelakaan.
Ketangguhan EX2 dalam menjaga keselamatan penumpang didukung oleh 36 fitur keselamatan pintar yang digerakkan oleh konfigurasi lima radar dan lima kamera (5R5V). Kendaraan ini dibekali Occupant & Driver Monitoring System untuk mendeteksi kelelahan pengemudi dan penggunaan sabuk pengaman yang keliru, hingga fitur Child Presence Detection yang mampu memberikan peringatan ke ponsel pintar pengemudi jika terdapat anak kecil yang tertinggal di dalam kabin.
Pada aspek perlindungan fisik, Geely mengaplikasikan struktur Cage Body yang dirancang khusus untuk meredam serta menyebarkan energi benturan agar tidak menembus ruang kabin. Keselamatan pengguna makin terjamin berkat kehadiran tujuh kantong udara (airbag), termasuk dual-chamber far-side airbag dan side-curtain airbag. Selain itu, baterai berkapasitas 40,8 kWh pada EX2 telah dilengkapi teknologi pendingin cair guna menjaga stabilitas suhu dalam kondisi ekstrem.
Tingginya nilai pasca-kecelakaan didorong oleh fitur Advanced eCall yang secara otomatis menghubungkan kendaraan ke layanan darurat saat terjadi benturan berat, serta fitur isolasi kelistrikan otomatis untuk mencegah risiko kebakaran. Di luar sektor keselamatan, EV yang menjanjikan jarak tempuh hingga 395 km (NEDC) ini juga dirancang sangat lincah untuk area perkotaan lewat radius putar hanya 4,95 meter dan estimasi biaya perawatan yang terjangkau.