Peningkatan produktivitas industri pertambangan harus berbanding lurus dengan perlindungan keselamatan kerja. Menjawab tantangan tersebut, PT Trakindo Utama (Trakindo) memperkenalkan ekosistem teknologi pertambangan Cat® MineStar™ Detect dalam gelaran Mining Expo 2026 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9). Inovasi ini dirancang untuk meminimalisasi potensi kecelakaan di area operasional berisiko tinggi melalui sistem pemantauan terkini.
Product & Lifecycle Manager Mining Marketing and Sales Trakindo, Ikwan Setiobhekti, mengungkapkan bahwa aktivitas tambang modern yang melibatkan mobilitas alat berat berkepadatan tinggi membutuhkan pengawasan ketat. Fitur MineStar™ Detect hadir untuk memberikan visibilitas ekstra bagi operator, termasuk mendeteksi titik buta (blind spot) serta memberikan peringatan secara langsung (real-time). Menurutnya, langkah ini penting agar operator dapat mengambil keputusan cepat saat menghadapi potensi bahaya di lapangan.
Sementara itu, Chief Innovation Officer (CIO) Trakindo, Daniel Setyadi, menjelaskan bahwa teknologi ini ditopang oleh dua komponen utama, yakni Fatigue Monitoring System dan Collision Awareness System. Sistem pertama bertugas memantau kondisi fisik serta tingkat kelelahan operator, sedangkan sistem kedua memberikan gambaran situasi di sekitar unit operasional untuk mencegah interaksi berbahaya antar-kendaraan. Kolaborasi kedua fitur ini diyakini mampu memperkuat tingkat kewaspadaan situasional para pekerja secara signifikan.
Sebagai informasi, MineStar™ merupakan lini teknologi besutan Caterpillar yang telah dikembangkan sejak pertengahan 1990-an. Saat ini, ekosistem tersebut menawarkan enam kapabilitas modular—terdiri dari Fleet, Terrain, Detect, Health, Command, dan Edge—yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik di setiap area penambangan. Trakindo menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi penerapan teknologi ini guna menciptakan standar keselamatan tambang yang lebih tinggi di industri nasional.