Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengambil langkah nyata dalam mengatasi masalah gizi buruk pada anak melalui pemanfaatan teknologi digital. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), institusi pendidikan ini mengujicobakan inovasi bertajuk "Satu Klik Gizi" guna menekan angka wasting atau kurang gizi akut pada balita di kawasan Kelurahan Pamulang Timur, Tangerang Selatan.

Implementasi program ini ditandai dengan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Laporan Kemajuan Hibah PKM DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026 pada Rabu (26/8/2026). Agenda tersebut dihadiri oleh Ketua RW 011 Pamulang Timur Agus Efendi selaku perwakilan warga, Ketua Kegiatan Hibah PKM Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, serta Dr. Linda Marlinda selaku evaluator dari LPPM UNM.

Aplikasi "Satu Klik Gizi" dirancang khusus agar ramah pengguna, memudahkan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam mengumpulkan, mengelola, dan menganalisis data tumbuh kembang balita secara berkala. Melalui sistem digital ini, penurunan status gizi dapat dideteksi secara cepat sehingga tindakan preventif dapat segera diambil sebelum kondisi fisik balita memburuk.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UNM, Dr. Sukmawati Anggraeni Putri, menjelaskan bahwa kegiatan Monev ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan fitur aplikasi dengan kebutuhan riil di lapangan. Evaluasi ini diharapkan mampu menyempurnakan program sehingga aplikasi tersebut dapat menjadi instrumen praktis bagi kader kesehatan tingkat RW dalam memantau tumbuh kembang anak.

Dukungan penuh dari perangkat lingkungan setempat juga menjadi pilar keberlanjutan program ini. Kolaborasi sinergis antara civitas akademika UNM, kader PKK, dan tokoh masyarakat diharapkan mampu membangun sistem pemantauan kesehatan anak yang tangguh dan terintegrasi di Tangerang Selatan.