Kesuksesan penyelenggaraan festival seni dan teknologi "Padhang Mbranang 2026" memicu Pemerintah Kota Madiun untuk merancang gelaran serupa pada tahun 2027. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menyatakan komitmennya untuk menghadirkan kembali event tersebut dengan konsep yang lebih segar dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital terbaru.
Selama tiga hari pelaksanaannya, festival ini berhasil menyedot perhatian lebih dari sepuluh ribu pengunjung di kawasan Pahlawan Street Center (PSC). Animo tinggi masyarakat terlihat dari antrean panjang pada area digital art experience di lorong bawah wisata Sumber Umis. Selain menjadi sarana hiburan edukatif, perputaran uang selama acara berlangsung diestimasikan menembus angka miliaran rupiah, memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Madiun.
Padhang Mbranang menyajikan kolaborasi apik antara seni visual dan teknologi modern. Beberapa atraksi yang sukses memukau pengunjung meliputi tampilan tiga dimensi melalui kipas hologram 3D, instalasi sensor cahaya interaktif, pertunjukan musik DJ, hingga kompetisi video mapping tingkat Asia Tenggara. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan kualitas penyelenggaraan berikutnya jauh lebih matang.
Kendati sukses besar, F Bagus Panuntun menyoroti minimnya partisipasi kreator lokal dalam kompetisi utama. Dari sekian banyak peserta video mapping, perwakilan dari Kota Madiun tercatat hanya berasal dari SMAN 1 Kota Madiun. Terkait hal ini, pemerintah daerah bertekad memaksimalkan fungsi lokakarya (workshop) agar masyarakat setempat tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktif melahirkan karya digital yang mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.