Pasar saham Hong Kong mencatatkan performa positif pada perdagangan awal pekan ini. Indeks Hang Seng ditutup menguat signifikan pada Senin (27/7/2026), didorong oleh kembalinya minat beli investor terhadap aset berisiko serta meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Berdasarkan data perdagangan, indeks Hang Seng melonjak 0,98 persen atau bertambah sebanyak 243,95 poin untuk mengakhiri sesi di level 25.207,18. Sepanjang hari, pergerakan indeks konsisten bergerak di zona hijau sejak dibuka pada posisi 24.993,77. Sempat menyentuh titik terendah harian di level 24.938,34, indeks akhirnya melesat hingga mencapai angka tertinggi di level 25.276,96 menjelang penutupan.
Sektor teknologi menjadi motor utama penguatan kali ini, di mana indeks Hang Seng TECH melonjak 1,50 persen seiring dengan pemulihan yang solid di sektor finansial. Para pelaku pasar memanfaatkan momentum koreksi harga akibat aksi jual massal di Wall Street pekan lalu untuk kembali mengoleksi saham-saham emiten teknologi raksasa menjelang perilisan laporan kinerja keuangan kuartalan mereka.
Membaiknya iklim investasi regional dipicu oleh kesepakatan gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran. Langkah Washington untuk menangguhkan serangan udara yang direspons dengan penurunan ketegangan oleh Teheran berhasil menekan harga minyak mentah Brent hingga ke bawah 92 dolar AS per barel. Redanya risiko geopolitik ini secara cepat memulihkan kepercayaan investor global di pasar Asia.
Dari dalam negeri, sentimen positif tambahan datang dari prospek penawaran umum perdana (IPO) merek fesyen global, Shein, di bursa Hong Kong yang dinilai dapat meningkatkan likuiditas pasar modal domestik. Namun, laju penguatan indeks sedikit tertahan oleh sikap hati-hati para pelaku pasar yang mengantisipasi hasil pertemuan kebijakan moneter sejumlah bank sentral utama dunia pekan ini.