Emiten properti terkemuka, PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON), telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempertahankan tren pertumbuhan kinerjanya pada tahun 2026. Perusahaan berkomitmen menjaga stabilitas keuangan pasca-alokasi sebagian keuntungan kepada para pemegang saham.

Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PWON resmi menjadwalkan pembagian dividen sebesar Rp13 per lembar saham. Secara kumulatif, total nilai dividen yang akan diguyur mencapai Rp626,07 miliar untuk tahun buku 2025. Proses pembayaran hak pemegang saham ini dijadwalkan terealisasi pada Rabu, 15 Juli 2026.

Guna memastikan roda bisnis tetap melaju kencang setelah pembayaran dividen jumbo tersebut, manajemen Pakuwon Jati menitikberatkan fokus pada penguatan lini pendapatan berulang (recurring income). Sektor ini selama ini terbukti menjadi penopang utama arus kas perusahaan melalui pengelolaan pusat perbelanjaan, perkantoran, dan perhotelan.

Di samping mengoptimalkan pendapatan berulang, PWON juga menerapkan strategi pengembangan proyek secara selektif. Langkah disiplin ini diambil untuk meminimalkan risiko investasi, menjaga efisiensi likuiditas, serta memastikan setiap proyek baru yang digarap mampu memberikan imbal hasil yang optimal bagi perseroan.