OpenAI secara resmi menanggapi gugatan hukum yang dilayangkan oleh Apple Inc. Perusahaan pionir kecerdasan buatan (AI) tersebut menyatakan tidak menemukan adanya bukti yang memperkuat tuduhan pencurian rahasia dagang sebagaimana yang diklaim oleh sang raksasa teknologi.

Penegasan ini disampaikan OpenAI hanya berselang empat hari setelah Apple mendaftarkan gugatannya. Dalam berkas tuntutannya, Apple mendakwa OpenAI telah memanfaatkan teknologi eksklusif milik mereka secara ilegal guna menyokong pengembangan ekosistem perangkat keras berbasis kecerdasan buatan teranyar.

Kendati menyatakan tetap menanggapi persoalan hukum ini secara serius, manajemen OpenAI menekankan keyakinannya bahwa gugatan dari Apple tidak memiliki landasan yang kuat. Mereka juga menggarisbawahi komitmen perusahaan terhadap iklim kompetisi yang sehat serta kebebasan bagi para talenta profesional untuk bekerja di mana saja demi mendorong inovasi teknologi global.