Pasar ponsel lipat premium di Indonesia kedatangan pesaing baru seiring resmi meluncurnya Motorola Razr Fold. Gawai berdesain lipat buku (book-style) ini menandai langkah strategis Motorola dalam menghadirkan lini produk flagship yang memadukan performa tinggi, kecerdasan buatan (AI) yang intuitif, serta desain mewah untuk menunjang gaya hidup modern penggunanya.
Country Head Motorola Indonesia, Bagus Prasetyo, menjelaskan bahwa peluncuran produk ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkaya portofolio gawai canggih di tanah air. Dengan ketebalan hanya 4,6 mm saat dibentangkan dan 9,9 mm saat dilipat, Motorola Razr Fold menjadi salah satu ponsel lipat tertipis di kelasnya. Ketangguhan fisiknya ditopang oleh engsel berteknologi teardrop berbahan baja tahan karat, pelat penguat titanium, serta lapisan pelindung Corning Gorilla Glass Ceramic 3 yang mampu meningkatkan ketahanan benturan hingga lebih dari 75 persen.
Dari segi visual dan multimedia, perangkat ini dibekali layar luar berukuran 6,6 inci serta layar utama LTPO 2K berukuran 8,1 inci yang menawarkan tampilan visual tajam dan jernih dalam berbagai kondisi cahaya. Pengalaman hiburan pengguna semakin dimaksimalkan lewat dukungan teknologi audio Dolby Atmos yang disetel khusus oleh Bose. Gawai ini juga sangat fleksibel berkat adanya Laptop Mode dan Tent Mode yang memudahkan pembuatan konten tanpa bantuan tripod.
Sektor fotografi menjadi salah satu nilai jual utama berkat raihan DXOMARK Gold Label. Kamera utama 50MP menggunakan sensor Sony LYTIA 828 untuk menangkap cahaya secara optimal, didukung kemampuan perekaman video beresolusi 8K. Kemampuan fotografi jarak jauh juga diperkuat dengan lensa periskop telephoto 50MP bersensor Sony LYTIA 600 yang memiliki kemampuan 3x optical zoom dan 100x Super Zoom Pro berbasis kecerdasan buatan.
Dalam mendukung produktivitas kerja, Motorola menyematkan ekosistem pintar bernama "moto ai". Fitur ini dirancang berdasarkan analisis kebiasaan pengguna secara global. Beberapa fitur unggulannya mencakup "Catch me up" yang dapat merangkum notifikasi panjang secara cepat, serta "Pay Attention" untuk mentranskripsi rekaman audio secara waktu nyata. Pengguna juga diberikan kebebasan untuk memilih asisten kecerdasan buatan populer seperti Google Gemini, Microsoft Copilot, atau Perplexity AI.
Dapur pacunya ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 Mobile Platform yang disandingkan dengan RAM 12GB (dilengkapi fitur RAM Boost) dan memori internal sebesar 256GB. Guna menjaga performa agar tetap stabil saat memproses komputasi berat, ponsel ini dilengkapi sistem pendingin cair (liquid cooling) yang efisien dalam meredam suhu panas.
Untuk urusan daya, Motorola Razr Fold menanamkan baterai silicon-carbon berkapasitas 6.000 mAh, menjadikannya kapasitas baterai terbesar di kelas ponsel lipat saat ini. Pengisian daya juga berlangsung sangat cepat berkat teknologi 80W TurboPower yang diklaim mampu memberikan daya tahan hingga 12 jam hanya dengan pengisian selama 12 menit, selain juga didukung pengisian daya nirkabel 50W.
Di pasar Indonesia, Motorola Razr Fold hadir dalam pilihan warna elegan Pantone Blackened Blue dan Pantone Lily White dengan harga khusus pra-pesan (pre-order) sebesar Rp25.499.000 hingga 21 Juli 2026. Selama masa promosi ini, pembeli berkesempatan mendapatkan bonus senilai total Rp10,7 juta, yang meliputi paket Moto Watch, Moto Buds Loop, potongan harga perbankan, serta paket internet dan hiburan eksklusif dari berbagai mitra strategis.