Langkah diversifikasi usaha yang dilakukan oleh emiten kuliner PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) membuahkan hasil manis pada awal tahun 2026. Perseroan berhasil mencatatkan lonjakan penjualan yang signifikan berkat ekspansi ke sektor perdagangan daging beku (frozen meat), yang kini menjadi penopang utama pendapatan perusahaan.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama TGUK, Agus Suhada, mengungkapkan bahwa penjualan perseroan pada kuartal I-2026 melesat tajam menjadi Rp200,7 miliar. Angka ini meningkat drastis dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencatatkan angka sebesar Rp726 juta sebelum lini bisnis baru ini berjalan sepenuhnya.
Menurut Agus, lonjakan kinerja keuangan ini didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap komoditas daging selama momen krusial, yakni bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Momentum hari raya keagamaan tersebut menjadi periode puncak konsumsi pangan nasional, di mana kebutuhan dari sektor rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner meningkat berkali-kali lipat.
Untuk memaksimalkan potensi pasar yang besar ini, TGUK memanfaatkan jaringan bisnis luas milik investor strategis mereka yang sudah berpengalaman di industri daging. Perseroan menerapkan model bisnis perdagangan business-to-business (B2B) dengan membeli pasokan daging dari produsen skala besar untuk kemudian disalurkan kembali kepada jaringan agen serta distributor lokal.