Kota Semarang membuktikan perannya sebagai salah satu episentrum pertumbuhan bisnis peranti rumah tangga nasional. Merek peralatan rumah tangga premium, ARTUGO, mencatat bahwa wilayah Semarang memberikan kontribusi signifikan sebesar 14 persen terhadap total penjualan perusahaan secara nasional.

CEO ARTUGO, Robert Widjaja, mengungkapkan bahwa potensi pasar di Ibu Kota Jawa Tengah ini terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut ia sampaikan di sela-sela peresmian kembali (Re-Grand Opening) gerai Atlanta Elektronik di Jalan MT Haryono, Semarang, pada Jumat (28/8/2026).

Untuk mengoptimalkan potensi ini, ARTUGO menerapkan dua strategi utama, yakni menghadirkan portofolio produk yang inovatif dengan nilai tambah bagi konsumen, serta memperkuat kemitraan dengan dealer lokal yang memiliki reputasi kokoh. Salah satu mitra strategis utama mereka adalah Atlanta Elektronik, yang telah mendampingi perjalanan ARTUGO sejak berdiri pada tahun 2020.

Kerja sama dengan Atlanta Elektronik terbukti sangat berdampak. Ritel elektronik lokal ini menyumbang sekitar 23 hingga 24 persen terhadap total penjualan ARTUGO di cabang Semarang. Kepercayaan masyarakat terhadap reputasi Atlanta turut mempermudah penetrasi pasar produk-produk ARTUGO.

Selain kekuatan distribusi, lini produk yang unik juga menjadi motor penggerak bisnis ARTUGO. Dalam dua tahun terakhir, perusahaan fokus mengembangkan kategori produk kompor tanam berbahan batu sinter (ART-Stone), teknologi penghisap asap pintar (Talking Hood) berbasis sensor suara, hingga produk pembeku (chest freezer) berteknologi PCM. Total produk ARTUGO kini telah mencapai lebih dari 200 unit penyimpanan stok (SKU).

Guna menyesuaikan dengan iklim kelistrikan di Indonesia yang fluktuatif, ARTUGO juga melengkapi lini produk pendinginnya dengan teknologi kompresor Wise Range Voltage. Teknologi ini memastikan perangkat tetap beroperasi optimal meskipun terjadi penurunan tegangan listrik, sehingga menjawab kebutuhan praktis konsumen tanah air.

Ke depan, ARTUGO optimistis pasar peranti rumah tangga di Semarang dan wilayah sekitarnya akan terus bertumbuh. Perusahaan melihat adanya keseimbangan baru pada target pasar, di mana segmen konsumen rumah tangga kini mulai memberikan kontribusi signifikan bersanding dengan sektor UMKM yang selama ini menjadi penopang utama penjualan mereka.