JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Polri 2026 yang resmi dibuka pada Ahad (28/6/2026). Menurut Erick, gelaran ini memiliki makna yang melampaui sekadar ajang adu ketangkasan antar-personel kepolisian. Lebih dari itu, ia memandang event tersebut sebagai bagian integral dari gerakan besar untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat Indonesia.
Erick menekankan bahwa olahraga memainkan peran strategis dalam menjaga kesehatan masyarakat secara luas. Ia meyakini, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga, semakin besar pula potensi penghematan anggaran kesehatan nasional di masa mendatang. "Pekan Olahraga Polri memasyarakatkan olahraga. Maka dengan mengolahrakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan mereka dan menekan biaya kesehatan," tegas Erick.
Dalam kesempatan yang sama, mantan presiden Inter Milan itu turut mendorong perluasan program Car Free Day (CFD) ke seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, kegiatan CFD baru diterapkan di 220 kota dari total 514 kota yang ada di Tanah Air. Erick menilai CFD dapat menjadi ruang publik yang sehat sekaligus mendorong warga untuk lebih aktif bergerak dan berolahraga. "Kita mendorong agar CFD bisa ada di seluruh kota Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa Pekan Olahraga Polri 2026 melibatkan 6.698 atlet yang berlaga di delapan cabang olahraga. Kedelapan cabang tersebut meliputi bola basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.
Wakapolri mengimbau seluruh peserta untuk berkompetisi dengan semangat sportivitas, keberanian, dan kehormatan. Dedi berharap gelaran ini tidak hanya menjadi arena persaingan, tetapi juga sarana mempererat tali persaudaraan serta membangun fondasi prestasi olahraga di tingkat nasional.
Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah pejabat negara. Momen ini dinilai sebagai langkah positif bagi institusi Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang sehat, konstruktif, dan sarat nilai kebersamaan.