Upaya menekan penyebaran penyakit menular terus digencarkan di Kabupaten Sragen. Personel Polsek Sukodono bersinergi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukodono melakukan pelacakan (tracing) terhadap kontak erat pasien tuberkulosis (TB) di Desa Juwok, Kecamatan Sukodono, Sragen, Jawa Tengah.
Aksi kolaboratif ini melibatkan Petugas Pengelola Program TB Puskesmas Sukodono Ayu Wulandari, Bhabinkamtibmas Desa Juwok Aipda Agtri Utomo, serta Bidan Desa Titik. Tim mendatangi kediaman pasien terkonfirmasi positif TB untuk memetakan potensi penularan pada anggota keluarga maupun kerabat yang tinggal serumah.
Dari penelusuran tersebut, petugas mengidentifikasi lima orang kontak erat yang dinilai berisiko tinggi. Rinciannya, tiga orang dikategorikan sebagai suspek TB klinis, sedangkan dua orang lainnya merupakan kontak erat dari pasien TB paru. Sebagai langkah diagnosis awal, petugas langsung mengambil sampel dahak untuk uji laboratorium.
Selain melakukan pemeriksaan medis, tim gabungan juga memberikan edukasi kesehatan kepada pihak keluarga. Warga diimbau untuk segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat apabila mengalami gejala batuk terus-menerus selama satu minggu atau lebih.
Kapolsek Sukodono Mujiyanto mewakili Kapolres Sragen Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program kesehatan masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus baru sekaligus menyukseskan program eliminasi TB di Kabupaten Sragen.