Tren menjalani hidup sehat kini semakin diminati oleh generasi milenial dan Gen Z. Kesadaran untuk menjaga kebugaran fisik dan mental ini mendorong popularitas berbagai jenis olahraga, mulai dari lari, berenang, hingga padel. Di tengah tren ini, penggunaan gawai pakai (wearable device) seperti jam tangan pintar (smartwatch) dan gelang pintar (smartband) kini menjadi kebutuhan utama untuk mendukung aktivitas olahraga yang lebih terukur.
Perangkat canggih tersebut tidak lagi sekadar berfungsi sebagai penunjuk waktu, melainkan bertransformasi menjadi asisten kebugaran pribadi. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memantau kondisi tubuh secara langsung (real-time), menyusun program latihan yang personal, serta menganalisis kemajuan fisik secara berkala demi menjaga konsistensi latihan.
Andi Renreng selaku Marketing Director Xiaomi Indonesia menjelaskan bahwa ekosistem perangkat wearable saat ini dirancang khusus untuk mendampingi aktivitas olahraga pengguna secara konsisten. Dukungan teknologi ini juga kerap dipadukan dengan penggunaan True Wireless Stereo (TWS) guna meningkatkan semangat latihan melalui musik favorit.
Berdasarkan sejumlah penelitian, memantau aktivitas fisik secara berkala lewat smartwatch terbukti meningkatkan motivasi seseorang untuk bergerak lebih aktif. Data instan seperti jumlah langkah harian, detak jantung, hingga tingkat stres memberikan umpan balik penting untuk mengevaluasi performa tubuh secara berkala.
Selain memantau saat beraktivitas fisik, fitur pelacak kualitas tidur dan tingkat stres juga memegang peranan krusial. Istirahat yang cukup sangat diperlukan untuk pemulihan otot setelah beraktivitas berat. Tanpa evaluasi yang tepat, olahraga berlebihan tanpa fase pemulihan yang cukup justru berisiko memicu cedera dan menurunkan daya tahan tubuh.