Guna mendorong produktivitas sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menginisiasi peningkatan efisiensi produksi melalui teknologi tepat guna. Mereka merancang dan menghibahkan alat pres rebana inovatif kepada UMKM NK Rebana yang berlokasi di RT 18 Desa Bungah, Kabupaten Gresik.

Sebelum adanya intervensi teknologi ini, proses pembuatan alat musik rebana pada UMKM tersebut masih mengandalkan metode pengepresan manual. Cara tradisional ini tidak hanya membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi juga kerap menyisakan sisa bahan baku kulit yang terbuang sia-sia, sehingga menghambat kapasitas produksi dalam memenuhi tingginya permintaan pasar.

Melihat kendala tersebut, para mahasiswa merancang mesin pres mekanis yang disesuaikan khusus dengan kebutuhan produksi mitra. Tidak sekadar menyerahkan alat, tim KKN Untag Surabaya juga memberikan pendampingan langsung mengenai tata cara pengoperasian, perawatan rutin, hingga optimalisasi pemanfaatan mesin agar dapat digunakan secara berkelanjutan oleh para perajin.

Penerapan teknologi tepat guna ini terbukti mampu menekan pemborosan bahan baku kulit rebana secara signifikan dan mempercepat waktu pengerjaan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fisik produk rebana yang dihasilkan, tetapi juga memperkuat keberlangsungan ekosistem industri kreatif di Desa Bungah.

Apresiasi hangat datang dari pihak pengelola UMKM NK Rebana yang menilai inovasi ini sangat membantu meningkatkan daya saing usaha mereka. Sinergi antara dunia akademis dan pelaku usaha lokal seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut demi menjaga eksistensi kerajinan rebana sebagai salah satu produk unggulan dari Kabupaten Gresik.