PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) kembali menunjukkan performa impresif di lantai bursa seiring dengan meningkatnya minat beli investor domestik maupun mancanegara. Hingga penutupan perdagangan Senin (13/7/2026), harga saham emiten perbankan raksasa ini berhasil merangkak naik dan menetap di level Rp6.225 per lembar saham.

Tren positif ini tidak terlepas dari tingginya kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan, yang tercermin dari angka beli bersih asing (net foreign buy) yang mencapai Rp1 triliun. Aliran dana masuk tersebut menjadi katalis utama dalam menjaga stabilitas serta momentum kenaikan harga saham BBCA di awal pekan ketiga Juli 2026.

Menanggapi dinamika pasar terkini, lembaga riset DBS telah mengeluarkan rekomendasi beli bagi para pelaku pasar. Analis mematok target harga atau price target di level Rp8.000 per lembar saham. Menariknya, valuasi tersebut telah disusun dengan mempertimbangkan skenario moderat hingga kondisi ekonomi yang kurang menguntungkan, sehingga mencerminkan potensi pertumbuhan yang tetap menjanjikan meski di tengah tantangan makroekonomi.